Home | Potensi Daerah | Investasi Tenun Ikat Kabupaten Belu

Investasi Tenun Ikat Kabupaten Belu

Oleh
Ukuran Huruf: Decrease font Enlarge font

Tenun Ikat yang dikembangkan oleh setiap suku / etnis di Kabupaten Belu merupakan seni kerajinan tangan turun temurun yang diajarkan kepada anak cucu demi kelestarian seni tenun ikat.

            Setiap suku/etnis memiliki bahasa sendiri, memiliki adat, budaya dan kesenian sendiri-sendiri. Hal ini mempengaruhi sekaligus  menerangkan dan menggambarkan mengapa ada begitu banyak corak hias/motif tenunan pada kain tradisional di Kabupaten Belu.

Setiap suku mempunyai ragam hias tenunan yang khas yang menampilkan tokoh-tokoh mitos, binatang, tumbuh-tumbuhan dan juga pengungkapan abstraknya yang dijiwai oleh penghayatan yang mendalam akan kekuatan alam ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa.

 

Mengapa di sebut  tenun ikat?

“karena pembentukan motifnya melalui proses pengikatan benang

Masyarakat Kabupaten Belu menjadikan tenunan sebagai harta milik keluarga yang bernilai tinggi karena kerajinan tangan ini sulit dibuat oleh karena dalam proses pembuatannya/penuangan motif tenunan hanya berdasarkan imajinasi penenun sehingga dari segi ekonomi memiliki harga yang cukup mahal.

            Motif tenunan yang dipakai seseorang akan dikenal atau sebagai ciri khas dari suku mana orang itu berasal, dan setiap orang akan senang dan bangga mengenakan tenunan asal sukunya.

 

1. Fungsi Tenun Ikat

Secara adat kain tenun ikat memiliki banyak fungsi yakni:

 

· Sebagai busana sehari-hari untuk melindungi dan menutup tubuh

· Sebagai busana yang dipakai dalam tari-taian pada pesta/upacara adat

· Sebagai alat penghargaan dan pemberian perkawinan (mas kawin)

· Sebagai alat penghargan dan pemberian dalam acara kematian

· Fungsi hukum adat sebagai denda adat untuk mengembalikan keseimbangan sasial  

   yang terganggu

· Dari segi ekonomi sebagai alat tukar uang

· Sebagai prestise dalam strata social masyarakat 

· Sebagai mitos, lambang suku yang diagungkan karena menurut corak/desain tertentu akan melindungi mereka dari gangguan alam, bencana, roh jahat

· Sebagai alat penghargaan kepada tamu yang datang (natoni)

 

2. Manfaat Tenun Ikat   

Dari segi kegunaan/ manfaatnya produk tenunan  ikat terdiri dari 3 (tiga) jenis yaitu sarung, selimut dan selendang dengan warna dasar tenunan;

· Sarung

· Selimut

 

Pada umumnyaa warna-warni dasar gelap, seperti warna hitam, coklat, merah hati dan biru tua. Hal ini disebabkan karena masyarakat/pengrajin dahulu selalu memakai zat warna nabati seperti tauk, mengkudu, kunyit dan tanaman lainnya dalam proses pewarnaan benang, dan warna-warna motif dominan warna putih, kuning langsat, merah mereon.

 

Proses Pencelupan Benang

         Untuk pencelupan/pewarnaan benang, pengrajin tenun di kabupaten belu telah menggunakan zat warna kimia yang mempunyai keuanggulan seperti: proses pengerjaannya cepat, tahan luntur, tahan sinar dan tahan gosok serta mempunyai warna yang banyak variasinya. Zat warna yang dipakai tersebut adalah: napthol, direck, belerang dan zat warna reaktif. Namun demikian sebagian kecil pengrajin masih tetap mempergunakan zat warna nabati dalam proses pewarnaan benang sebagai konsumsi adat dan untuk ketahanan kolektif, minyak dengan zat lilin dan lain-lain untuk mendapatkan kwalitas pewarnaan dan penghematan obat zat pewarna.

 

Pemasaran

            Dalam perkembangannya, kerajinan tenun merupakan salah satu sumber pendapatan masyarakat kabupaten belu terutama masyarakat di pedesaan, dimana para kaum perempuan di pedesaan menggunakan waktu luangnya untuk menenun dalam upaya meningkatkan pendapatan keluarganya dan kebutuhan busananya.

Berlangganan feed komentar Komentar (4 diposting)

avatar
in 30/04/2011 09:34:07
terimakasih untuk infonya.. semakin menambah kecintaan saya akan tanah BELU.. dengan kekayaan tradisi&budaya yang luar biasa indah dan mengagumkan..tulisan seperti ini mudah2an dapat menginspirasi anak2 Belu yang berada di rantauan untuk semakin mencintai budaya sendiri.. makasih K CHYANUS.. ditunggu informasi2 'memotivator' dan 'menginspirasi' selanjutnya.. sukses slalu buat K n k Retno...
avatar
mali liu 06/07/2011 19:15:29
saya org atambua, wartawan koran lokal di kalimantan tengah...
jika masukankan berita usahakan hurufnya jagn di bold, tapi tampilan biasa saja...sudah lumayan bagus...tingkatkan lagi...
avatar
Philinda 18/08/2014 14:19:00
You've really helped me unantsrded the issues. Thanks.
avatar
Keli 21/08/2014 04:29:11
pengen ikut.. tapi kenapa ya saya <a href="http://kirddobx.com">sellau</a> pesimis.. yang sudah2 cuma ikut-ikutan kontes seo aja, tapi kalo untuk optimasi boleh di bilang hampir ga ada.. cuma mesupport aja untuk mas ngadmin, moga bertahan di posisi yang sekarang.. eh salah apa bener ya?? doh..
total: 4 | displaying: 1 - 4

Kirim komentar Anda

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Masukkan kode yang Anda lihat dalam gambar:

Captcha
  • Kirim Ke Teman Kirim Ke Teman
  • Print Print
  • Plain text Plain text

What's new

image

Dandim 1605/Belu Pimpin Rakor pengamanan VVIP Jelang kedatangan RI 1 di Kabupaten Belu

Atambuanews.com, Dandim 1605 Belu, Letkol. Inf. Hendri Wijaya memimpin Rapat Koordinasi Pengamanan VVIP dalam rangka Kunjungan Presiden Republik Indonesia di Wilayah Kabupaten Belu Sabtu 20/12
image

Tatib dan Kode Etik DPRD Belu Siap Ditetapkan

atambuanews.com. Mayoritas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belu menerima laporan hasil evaluasi terhadap rancangan peraturan tata tertib (Tatib) dan kode etik DPRD kabupaten
image

Uskup Serukan Tertibkan Peredaran Mercon

atambuanews.com, Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku, Pr menyerukan agar dilakukan penertiban terhadap peredaran mercon/petasan yang saat ini menghiasi Kabupaten Belu. Pasalnya, peredaran dan permainan mercon/petasan
image

JMS Harus Jangkau Ekonomi Masyarakat Perbatasan

atambuanews.com, Kehadiran Jabal Mart Swalayan (JMS) di Atambua kabupaten Belu yang merupakan kawasan perbatasan Indonesia - Timor Leste, diharapkan dapat membawa perspektif yang baik dalam

Rapat Evaluasi Penyaluran Raskin Di Belu

Terdapat 3 Desa yang belum Terrealisasi 100 Persen atambuanews.com, Sebanyak 3 Desa di Kabupaten Belu yaitu Desa Faturika, Desa Duakoran Kecamatan Raimanuk, Desa Naekasa kecamatan Tasifeto
image

PARA PASTOR PAROKI HADIRI RAPAT EVALUASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN

atambuanews.com, Kehadiran para pastor paroki yang tergabung dalam Tim Ekonomi Keuskupan Atambua dalam rapat evaluasi penanggulangan kemiskinan di kabupaten Belu disambut baik oleh Pemkab Belu
image

Delapan Anggota DPRD Belu Siap Dilantik

atambuanews.com, Sebanyak delapan anggota DPRD Belu periode 2014-2019 pasca Penataan dan Pengisian keanggotaan DPRD beberapa waktu lalu siap dilantik. Penataan dan pengisian anggota DPRD Belu
image

Mila Pradja Raih Nilai Tertinggi dalam Tes CPNSD

  atambuanews.com, Kristina Mila Pradja, salah seorang guru SMA di kabupaten Belu yang memilih formasi Matematika berada di urutan pertama dengan skor tertinggi 396 dalam tes
image

Marching Band Binaan SSpS meriahkan HUT ke 125

atambuanews.com, Marching Band binaan SSpS yang berasal dari SMP Katolik St. Theresia Kupang, SMPK St. Xaverius Putri Kefamenanu dan Marching Band SMPK Hati Tersuci Maria
image

Pemkab Belu Siap Terima Wings Air

  atambuanews.com, Pemerintah Kabupaten Belu siap menerima kedatangan pesawat Wings Air jenis ATR 72 berkapasitas 70 Sheet yang akan melakukan penerbangan perdana (First Flight) di bandara

Newsletter

Tagged sebagai:

Tidak ada tag untuk artikel ini

Rate artikel ini

0